Sabtu, 04 Maret 2017

Band Jepang

Kana-boon 


Pertama adalah dari musik yang diusung. Seperti yang kita ketahui, Jepang mempunyai begitu banyak musisi bertebaran dan mereka semua berbakat. Mungkin saat ini genre Favorit untuk format Band adalah J-rocks dan Visual Kei, Genre ini sudah populer hingga ke seluruh Dunia. Tapi uniknya di jepang adalah, Pecinta musik gak akan berhenti di satu Genre itu. Sebelumnya saya juga pernah mengangkat soal Band yang beraliran math-rock yaitu TRICOT. Lalu yang kita ketahui saat ini band yang disebut Modern Scene pun mulai bermunculan, berharap kesuksesan yang diperoleh band-band seperti ONE OK ROCK atau Fear And Loathing In Las Vegas yang juga dikategorikan sebagai Modern Scene. Lalu bagaimanakah dengan KANA-BOON?
KANA-BOON mempunyai Genre/Scene yang sebenarnya sudah pernah populer dulunya. Sekilas musik-musik mereka beraromakan Britpop/Britrock. Ya britpop, ini adalah genre dari Inggris yang populer sejak tahun 60an. Namun yang membuatnya unik adalah, genre ini bisa populer kembali di Jepang, dengan KANA-BOON yang konsisten mengusung genre ini dengan terpaan musik mainstream yang telah lebih dulu populer di telinga pecinta musik, adalah suatu pencapaian yang sangat menarik. Ini mungkin menunjukkan Telinga pecinta musik Jepang memang lebih terbuka terhadap Genre apapun.
Dan yang menarik perhatian bisa jadi adalah Penampilan dan Kreativitas mereka di Stage atau Music Video mereka.

MV dari lagu yang berjudul Naimono Nedari diatas sangat menarik dan dikemas dengan sangat kreatif. Awal mula melihat PV itu pasti akan muncul pertanyaan-pertanyaan seperti, “apa ini?”, “Kenapa Ada Orang Goreng Telur?”, “Oh, Vokalisnya Cewek.”. Untuk Pernyataan Terakhir adalah salah satu pengalaman saya saat melihat KANA-BOON, karakter vokal Taniguchi seakan fit dengan face model video klip itu, Dan pada akhir video saya mendapatkan twist yang mengejutkan, haha,, Memang Video ini dihiasi twist-twist yang menggelitik, Selain itu pula, para pemerannya yang tampil tanpa ekspresi pun semakin membuat penontonnya menantikan adegan apa yang akan terjadi selanjutnya. Hingga artikel ini ditulis video ini telah mecapai lebih dari 3 Juta kali  penayangan.

Di konser yang berlangsung sekitar 20 menit ini kita bisa merasakan nada-nada yang mungkin jarang ditemui di musik Jepang pada Umumnya. Yang bisa membuat mereka begitu terasa British tentu saja adalah warna musik mereka, warna musik? hal ini menyangkut teknis sound yang mereka hasilkan. Band dengan 4 personil tentu saja akan memaksimalkan suara Gitar dan Vokal sedangkan Drum dan Bass akan menjadi Dasar dari Irama musiknya. Dan di KANA-BOON pemegang Lead Guitar Hayato Koga memilih Sound yang unik untuk gitarnya, dengan gitar bermodel Les Paul, sound Vintage tentu saja sangat terasa di petikan gitarnya selain itu Koga memodifikasi gitarnya, dengan mengganti Pick-up (alat yang digunakan untuk menangkap getaran senar yang digunakan di gitar elektrik) dengan Single Coil (satu lapis pick-up, umumnya gitar Les Paul mempunyai Dua Lapis Pick-up atau yang biasa disebut Humbucker). Hal ini tentu saja dimaksudkan untuk mendapatkan gain yang sesuai dengan suara vintage saat mengisi part Ritmis. Dan sang vokalis Taniguchi, selain mempunyai karakter vokal yang unik (seperti yang saya sebutkan sebelumnya, saya  mengira itu suara Cewek), dia juga mengisi part Rhythm Guitar, dengan hanya menggunakan Gitar dengan Pick-up Humbucker pada Posisi Bridge guna mendapatkan Sound yang Bright ala Vintage Bristish. Penampilan vokalis ini pun mencerminkan gaya-gaya pelopor musik british pada tahun 60an seperti the Beatles contohnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar